Setelah saya mengucapkan salam dan ketuk pintu ternyata Saat itu teman saya ga ada dirumah dan saya pun hanya ketemu dengan mamanya.
Singkat cerita beliau ga order produk apapun, tapi perbincangan ini menurut saya lebih bermakna bahan pelajaran dan pengalaman untuk saya kedepannya lebih baik..
Beliau adalah seorang ibu rumah tangga dan wanita karir bekerja disalah satu rumah sakit ternama dijakarta, memiliki 2 orang anak. Menurut pandangan saya beliau adalah wanita dan ibu yang HEBAT dengan segala pengalamannya..
Anak pertamanya adalah teman saya yang sekarang bekerja di sorum mobil asal jepang sebagai Marketing, saya cukup tahu kisah hidup yang dialami mereka sebelumnya, menjadi keluarga yang dipandang sebelah mata oleh lingkungan tempat tinggal adalah suatu pengalaman berarti..
Dan Alloh buktikan saat ini mana yang salah mana yang benar, membutuhkan 1 2 atau bahkan 10 tahun untuk tahu jelas semuanya..
Alloh buktikan dan angkat derajat beliau saat ini melalui anaknya yaitu teman saya.. masya Alloh hati saya ikut merinding dan berdo'a dalam hati semoga menjadi kenyataan untuk saya juga kedepannya..
Teman saya diusia 22 tahun sudah memPUNYAi RUMAH dan bisa Mandiri hidup dijakarta tanpa bantuan Org tua.
saya ambil hikmah dari pembicaraan tadi, bahwa jika pekerjaan yang kita lakukan HALAL, jangan dengarkan ucapan orang lain. selalu berprasangka baik, YAKINlah pertolongan Alloh pasti datang pada waktunya..
Kuncinya SABAR... bisnis memang pasti ada pasang surut, ketika segala pengorbanan sudah dikeluarkan dan belum ada hasil maka disaat itulah yang kita lakukan adalah perbanyak berdo'a dan tawakal kepada Alloh.. yang tahu kondisi kita saat ini hanyalah diri kita dan Alloh, selalu berbuat baiklah meski keadaan memang tidak sedang baik. dan yang tahu masa depan kita hanyalah Alloh SWT bukan orang sekitar yang mengucapkan hal negatif ke diri kita saat ini..
Be Positif yaa... :)